Daftar Isi

Napak Tilas Jadimulya

Dari Dua Lembur Menjadi Desa yang Tangguh dan Terus Bertumbuh

Sejarah Desa Jadimulya bukan sekadar catatan tahun. Ini adalah kisah kesepakatan, kerja bersama, dan semangat warga yang menjaga identitas desa sambil menata masa depan. Dari pembentukan tahun 1928 hingga pemekaran wilayah, setiap fase menjadi pijakan untuk pelayanan publik yang lebih kuat hari ini.

Visi Desa

Terwujudnya Desa Jadimulya yang mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berlandaskan gotong royong dalam pelayanan publik.

Asal-usul Desa Jadimulya

Terbentuk dari musyawarah masyarakat yang menyatukan Lembur Jajaway dan Lembur Jumleng.

Pada masa pendudukan Belanda, tokoh masyarakat dari dua wilayah bersepakat membentuk satu entitas pemerintahan desa. Tahun 1928 menjadi tonggak resmi lahirnya Desa Jadimulya dengan kepemimpinan awal oleh Bp. Marta Sasmita sebagai Kuwu pertama.

Pada awal pembentukannya, wilayah Desa Jadimulya meliputi Dusun Jumleng, Dusun Cigintung, Dusun Ciranto, Dusun Jajaway, dan Dusun Wangkalronyok.

Infografik Pemekaran Wilayah

Visual ringkas perkembangan wilayah berdasarkan dokumen sejarah Desa Jadimulya.

Lembur Jumleng
Lembur Jajaway
1928 - Desa Jadimulya

Desa Jadimulya (Induk)

Jumleng, Cigintung, Ciranto

1979 - Desa Jadikarya

Jajaway, Wangkalronyok

1997 - Desa Sukamulya

Cigintung

Desa Jadimulya (Induk)

Jumleng, Ciranto

Struktur Dusun Desa Jadimulya Saat Ini

Dusun CirantoDusun CisaguDusun MulyasariDusun SidikmulyaDusun Parinenggang

1928

Desa Jadimulya dibentuk dari penyatuan Lembur Jajaway dan Lembur Jumleng melalui kesepakatan tokoh masyarakat. Kuwu pertama: Bp. Marta Sasmita (1928-1931).

1979

Pemekaran tahap pertama: Dusun Jajaway dan Dusun Wangkalronyok membentuk Desa Jadikarya. Dusun Jumleng, Cigintung, dan Ciranto tetap di Desa Jadimulya sebagai desa induk.

1997

Pemekaran tahap kedua: Dusun Cigintung menjadi wilayah Desa Sukamulya. Dusun Jumleng dan Dusun Ciranto tetap dalam wilayah Desa Jadimulya.

Kini

Wilayah dusun terus ditata: dari wilayah induk berkembang menjadi 5 dusun aktif, yaitu Ciranto, Cisagu, Mulyasari, Sidikmulya, dan Parinenggang.

Wilayah Dusun Saat Ini

Lima wilayah dusun aktif sebagai ruang pelayanan, pembinaan, dan pengembangan masyarakat.

Dusun Ciranto
Dusun Cisagu
Dusun Mulyasari
Dusun Sidikmulya
Dusun Parinenggang